ASAL-USUL NUSAKAMBANGAN Nusakambangan adalah nama sebuah pulau di Indonesia yang terletak di sebelah barat daya Jawa, tepatnya di Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah. Berikut adalah asal usul nama "Nusakambangan": Menurut legenda, nama "Nusakambangan" berasal dari kata "Nusa" yang berarti "pulau" dan "Kambangan" yang berarti "tanaman labu" atau "labu". Jadi, Nusakambangan dapat diartikan sebagai "Pulau Labu". Legenda lokal menyebutkan bahwa pulau ini dulunya merupakan tempat tumbuhnya tanaman labu yang sangat subur. Selain itu, ada juga pendapat yang menyatakan bahwa nama ini berasal dari kata "Kambang" yang berarti "tanaman yang mengambang di atas air", merujuk pada kondisi geografis pulau yang dikelilingi oleh laut. Nusakambangan juga terkenal sebagai tempat yang strategis dan memiliki keindahan alam yang luar biasa, dengan hutan hujan tropis yang lebat dan pantai yang indah. Nam...
Postingan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
CERITA LEGENDA NYI RORO KIDUL. Nyi Roro Kidul merupakan salah satu mitologi yang paling dikenal di Indonesia. Salah satu alasannya adalah karena ceritanya yang terkesan mistis. Nyi Roro Kidul, sosok penguasa Laut Selatan yang melegenda, diyakini memiliki kekuatan gaib untuk melindungi penduduk pesisir dan menjaga kelestarian alam. Karena itulah, masyarakat Jawa memiliki banyak ritual penghormatan kepada Nyi Roro Kidul. Terutama mereka yang bergantung pada laut untuk mencari nafkah, seperti nelayan dan petani tambak. Ritual-ritual ini dipercaya dapat membuat mereka terhindar dari bencana alam di Pantai Selatan Jawa yang membentang dari Serang, Banten, hingga Banyuwangi, Jawa Timur. Cerita Nyi Roro Kidul telah diadaptasi ke berbagai versi, menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya dan tradisi Indonesia. Sejumlah film yang mengangkat tokoh N...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
CERITA SANGKURIANG maksud Sangkuriang tidak terwujud Dayang Sumbi menyebarkan irisan boeh raring (kain putih hasil tenunannya), ketika itu pula fajar pun merekah di ufuk timur. Sangkuriang menjadi gusar, di puncak kemarahannya, bendungan yang berada di Sanghyang Tikoro dijebolnya, sambut aliran sungai Citarum dilemparkannya kearah timur dan menjelma menjadi Gunung Manglayang. Air Talaga Bandung pun menjadi surut kembali. Perahu yang sudah dikerjakan dengan bersusah payah ditendangnya kearah utara dan berubah warna menjadi Gunung Tangkuban Parahu. Sangkuriang terus mengejar Dayang Sumbi yang mendadak menghilang di Gunung Putri dan berubah menjadi setangkai bunga jaksi. Ada pun Sangkuriang setelah sampai di sebuah tempat yang disebut dengan Ujung berung akhirnya menghilang ke alam gaib (ngahiyang).
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
ASAL-USUL CANDI BOROBUDUR Dinasti Sailendra membangun peninggalan Budha terbesar di dunia antara 780-840 Masehi. Dinasti Sailendra merupakan dinasti yang berkuasa pada masa itu. Peninggalan ini dibangun sebagai tempat pemujaan Budha dan tempat ziarah. Tempat ini berisi petunjuk agar manusia menjauhkan diri dari nafsu dunia dan menuju pencerahan dan kebijaksanaan menurut Buddha. Peninggalan ini ditemukan oleh Pasukan Inggris pada tahun 1814 dibawah pimpinan Sir Thomas Stanford Raffles. Area candi berhasil dibersihkan seluruhnya pada tahun 1835. Borobudur dibangun dengan gaya Mandala yang mencerminkan alam semesta dalam kepercayaan Buddha. Struktur bangunan ini berbentuk kotak dengan empat pintu masuk dan titik pusat berbentuk lingkaran. Jika dilihat dari luar hingga ke dalam terbagi menjadi dua bagian yaitu alam dunia yang terbagi menjadi tiga zona di bagian luar, dan alam Nirwana di bagian pusat .
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
CERITA RAKYAT:TIMUN MAS DAN BUTO IJO Cerita rakyat Timun Mas dan Buto Ijo secara umum melibatkan tiga tokoh utama. Ketiganya adalah Timun Mas, Buto Ijo, dan seorang janda yang dikenal juga sebagai ibu dari Timun Mas. Untuk diketahui, mengingat cerita rakyat Timun Mas diceritakan secara turun-temurun dan tidak diketahui pengarangnya, maka ada banyak versi yang berkembang di kalangan masyarakat. Dihimpun dari buku 'Kumpulan Cerita Klasik Indonesia' karya Lintang Pandu Pratiwi dan '86 Dongeng Ternama Indonesia' oleh Walidah Ariyani, kisah Timun Mas dan Buto Ijo bermula dari sebuah desa yang ditinggali oleh seorang wanita janda bernama Mbok Sirni. Orang-orang setempat menyebutnya sebagai Mbok Rondo. Sebagai sosok janda yang hidup sendirian, Mbok Rondo sering kali kesepian. Dirinya mendambakan adanya seorang anak yang bisa menemani hari-harinya di masa tua nanti. Untuk itu, Mbok Rondo senantiasa memohon doa kepada Sang Pencipta agar diberikan anak agar dapat menemani diriny...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
CERITA RAKYAT MALING KUNDANG Cerita ini berkisah tentang seorang anak yang durhaka kepada ibunya, sehingga dikutuk menjadi batu. Kisah Malin Kundang sangat populer, sehingga banyak diadaptasi ke dalam bentuk seni lainnya. Mulai dari drama berjudul Malin Kundang oleh Wisran Hadi pada 1978, sinetron dengan judul yang sama pada 2005-2006, online game rancangan IAIN Surakarta yang rilis pada 2016, sampai menjadi tema Musikal di Rumah Aja yang digarap oleh Indonesia Kaya pada 2020. Selain itu, kisah legendaris ini turut menginspirasi seniman Dasril Bayras dan Ibenzani Usman untuk membuat relief batu berbentuk pecahan kapal dan sosok manusia yang menggambarkan Malin Kundang. Karya ini terletak di Pantai Air Manis dan telah menjadi salah satu daya tarik turis sejak 1980-an.
LITERASI DIGITAL
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
ASAL USUL CANDI PRAMBANAN. Cerita rakyat Indonesia Candi Prambanan adalah bukti sejarah dari bekas peninggalan kerajaan bercorak hindu di masa lalu yang masih berdiri kokoh dan dijaga keberadaannya hingga saat ini sebagai salah satu warisan peninggalan dunia dan sebagai bukti sejarah. Candi dalam penggunaannya kata pada bahasa Indonesia yang digunakan untuk menyebut bangunan keagamaan, di mana terdapat situs pemujaan kuno dari peradaban Budha-Hindu. Karya ini adalah tempat untuk menyelenggarakan upacara pemujaan seperti, pemujaan dewa, menghormati leluhur atau menghormati Buddha. Namun, istilah candi tidak hanya digunakan oleh masyarakat umum untuk menyebut tempat ibadah saja, terdapat banyak situs arkeologi non-religius dari periode klasik Hindu-Budha Indonesia, baik listrik (kraton), kamar mandi (pértaan), pintu, dll, disebut candi. Candi-candi tersebut merupakan replika dari bangunan tempat para ...